Oleh : Tiara Aprilia Hery/Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau
![]() |
Penulis |
MINANGKABAU dikenal dengan menjunjung tinggi adat istiadat, tradisi, bahasa hingga budayanya yang masih dilestarikan dan dibudiyakan sampai saat ini.salah satu tradisi di minangkabau yang dilakukan hingga saat ini ialah tradisi mamanggia.
Tradisi mamanggia ialah sebuah tradisi untuk mengundang seseorang ke acara baralek atau pesta yang berada di Minangkabau. atau tradisi mamanggia adalah suatu kebiasaan untuk mengundang seseorang ke dalam acara adat atau suatu kegiatan resmi yang akan diadakan oleh masyarakat minangkabau.
Namun, tahukah anda bahwa tradisi mamanggia memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing di setiap daerah, walau secara umum tradisi manggia sudah dikenal oleh masyarakat Sumatera Barat.
Mamanggia biasanya dilakukan untuk mengundanga orang lain pada saat akan malaksanakan acara seperti pernikahan, turun mandi, mendoa dan lain-lain. Tradisi mamanggia merupakan praktik yang sudah berlansung lama dikalangan masyarakat minangkabau.
Tradisi mamanggia ini adalah salah satu bagian yang penting dalam kegiatan adat di minangkabau dimana mamanggia ini upaya untuk menggundang tamu. Mamanggia ini memang telah menjadi suatu kebiasaan yang diwariskan turun temurun dari generasi ke generasi berikutnya.
Kembali lagi dengan di setiap daerah memilki cara dan makna berbeda untuk melakukan tradisi mamanggia ini, salah satunya di pasaman barat . kabupaten pasaman barat adalah salah satu daerah yang ada di sumatera barat, yang masyarakatnya asli orang minangkabau dan memakai serta melakukan tradisi mamanggia hingga saat ini.
Dalam menjalankan tradisi mamanggia yang di laksanakan di pasaman barat adalah diawali dengan orang rumah yang ingin mamanggia dilakukan oleh pria mamanggia pria dan wanita mamanggia wanita , karna jika salah satu yang pergi, contohnya yang perempuan saja yang pergi mamanggia bearti perempuan saja yang di undang . tidak bisa mamanggia dilakukan hanya satu orang.
Biasanya laki-laki yang ingin melaksanakan mamanggia ini menawarkan rokok sambil menyampaikan mamanggia atau mengundang tamu .untuk wanita hanya menyampaikan maksud untuk mamanggia dan hari apa dilaksanakan acara.
Tradisi mamanggia ini biasanya hanya dilakukan untuk sanak saudara , tetangga dekat hingga kerabat yang di anggap dekat .dan untuk tamu yang formal bisa dilakukan dengan mengunakan undangan.
Dan tradisi mamanggia di pasaman barat ini dilakukan dari rumah kerumah. Biasanya dilakukan dari rumah yang terdekat dulu contohnya tetangga samping rumah . dan tradisi mamanggia dilakukan jam sore dari 15.00 hingga malam karna jam orang dirumah.
Niatnya pemiliki acara akan berkunjung ke rumah rumah satu persatu agar terjalinnya siraturahmi yang leih dekat lagi sekalian memberutahukan kapan kegiatan atau acara dilaksanakan.
Dan menambah ke intiman sambil berkumpul maka orang yang mengundang tamu atau / mamanggia akan menawarkan rokok bagi wanita.namun seiringnya berjalanya waktu dan perkembangan zaman yang semakin canggih.
Sekarang tradisi mamanggia dilakukan dengan menawarkan rokok bagi laki-laki dan wanita membawa kertas undangan yang di print kecil ,sekecil telapak tangan itu adalah undangan kecil. Ada juga dibeberapa daerah sekarang juga tidak memakai simbol lagi dalam mamanggia contohnya mamanggia laki-laki mengunakan rokok.
Walaupun tidak diketahui kapan terlahirnya tradisi ini dan kapan bermula, namun mamanggia ini dianggap sebagai bagian yang tak terpisahkan dari identitas masyarakat Minangkabau.tradisi ini dianggap mencerminkan nilai-nilai yang di hargai da menujukan kepedulian antarsesama masyarakat di minangkabau.
Oleh karena itu, meskipun ada perubahan simbol dalam mamanggia ini, tradisi ini masih digunakan hingga kini dan menjadi ritual yang penting dalam meadakan acara di Minangkabau. Di pasaman barat tradisi mamanggia biasanya dilakukan di berbagi acara baik itu acara adat, kemalangan dan hajatan lainya.
Salah satu desa yang ada di pasaman barat nagari lubuak landua, dalam prosesi mamanggia ini dilakukan di acara turun mandi (khitan), mandoa (mengadakan berdoa berasama.
Manujuah hari (memdoa 7 harian setalah kepergian seseorang ), pesta pernikahan lainya. lubuak landua masih salah satu termasuk daerah yang belum terlalu tergerus modernisasi, di lubuak landua segelah kegiatan masih dilakukan bersama jika dilakukan mamanggia.
Di saat mamanggia diberitahukan waktu memasak bersama untuk kaum kaum ibu- ibu, untuk terjadiny tolong menolong dalam membantu memasak bagi yang punya hajatan. Biasanya memasak bersama dilakukan sehari sebelum hajatan, karna di minangkabau memiliki banyak macam jenis hidangan yang ada di pesta salah satunya rendang.
Jadi masak rendang dilakukan sehari sebelum hajatan, namun untuk sambalado , kerupuk atau mie biasanya dibuat pas hari h terjadinya hajatan di waktu pagi. Dan itu dilakukan oleh ibu ibu yang sudah di panggia untuk menolong memasak.
Dan yang ikut andil dalam bekerja dan ada di tempat hindangan makaanan adalah sanak saudara yaitu orang yang diundang melalui tradisi mamanggia.
Kemudian yang laki-laki akan membantu pendirian tenda, menyiapkan lapangan parkir mencari kayu dan lainya.prosesi ini menjadikan hubungan masyarakat yang erat dan terjadilanya komunikasi yang baik dengan tetangga, masyarakat kampung dan sanak keluarga.
Walaupun tradisi mamanggia kini mengali perubahan pada simbol cara mamanggia orang terdahulu dan tidak melanggar adat istiadat atau tradisi yang terlebih dahulu di perbolehkan saja perubahan tersebuh, apalagi emang dengan perubahan zaman ini lah yang memebuat perubahan tradisi mamanggia.
Namun tetap inti dari tradisi mamanggi ini mengajak untuk terlibat dalam sebuah acara pesta, khitan, mandoa dan lain-lain sebuah cara yang masih merupakan esensi yang masih dipertahankan.
Dan ini salah satu cara untuk menyampaikan cara cara yang di ajari oleh nenek moyang terdahulu dan dipergunakan hingga saat ini ,salah satunya tradisi mamanggia ini. (**/)
Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih