KATA YANG HILANG

0

 Oleh : Sultan Musa


Gambar ilustrasi by google 


meski membilang gerimis,

ku tahu kerumunan doa 

sedang bertarung di langit


meski membelah harapan,

keinginan tak selalu 

bertemu kenyataan


perjalanan belum usai

angin pun terbuai

namun ada kata yang hilang

jiwa serasa cermin

seruan riuh ke dalam diri

secercah jawaban dari keraguan


ya kata "merelakan",

bunyinya sederhana

dari masalalu yang masih menganga

dan masih tersimpan

; kecewa lama


adalah suatu penerimaan...

'bahwa tidak semua berjalan seperti yang diinginkan'

-2024


SULTAN MUSA, berasal dari Samarinda - Kalimantan Timur. Tulisannya  tersiar  diberbagai  platform  media  online &  media cetak Nasional maupun Internasional.  


Karya  -  karyanya  masuk  dalam  beberapa  Antologi  bersama  penyair  Nasional  &  Internasional. Puisinya terpilih pada event "Challenge Heart and Art for Change" Collegno Fòl Fest Turin - ITALIA (2024). 


Buku tunggalnya bertajuk “Titik Koma” nominee buku puisi unggulan Penghargaan Sastra 2021 Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur. 


Tercatat  pula  di buku  “Apa  &  Siapa  Penyair  Indonesia  –  Yayasan  Hari  Puisi  Indonesia” Jakarta  2017. Adapun  Instagram  :  @sultanmusa97

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top